![]() |
Sampai di Pangandaran...langsung ke pantai :) |
Setelah
menentukan menentukan suatu tempat wisata yang akan dikunjungi, maka budget,
jarak, waktu, transportasi, dan fasilitas menjadi hal-hal yang menjadi patut
dipertimbangkan selanjutnya.
Akhirnya
Pangandaran menjadi tujuan kami di bulan Juni ini yang bertepatan juga dengan
liburan sekolah yang berarti liburan panjang. Setahun kurang satu bulan yang
lalu kali terakhir kami ke temat ini.
Bedanya,
jika tahun lalu Pangandaran menjadi rute tujuan akhir liburan keluarga kami
setelah Cipanas -Garut, Kp. Naga, kali ini kami langsung menuju Pangandaran dan
menghabiskan waktu selama 4 hari disana.
Tak bosan-bosan bermain di pantai; bermain body board, bermain pasir di Pantai Barat diselingi dengan
mengunjungi Pasir Putih, Pantai Batu hiu dan Citumang.
Selain
bermain di pantai, banyak hal lain yang dapat dilakukan di Pantai Pangandaran.
seperti
naik kuda, ATV, bersepeda gandeng,
naik becak, dan yang terbaru adalah Mobil Gowes. Kreatifitas yang satu ini sedang happening di Pangandaran. Kendaraan yang
dimodifikasi dari sepeda dengan roda 4, dan diberi kemudi mobil ini berkapasitas
hingga 6 orang. Dengan beraneka rupa
hiasan dengan lampu-lampu yang berwarna-warni, menambah semarak mobil gowes
tersebut.
Bagi
yang ingin berwisata air, terdapat beberapa permainan di kawasan Pantai Timur,
seperti banana boat, UFO, butterfly
hingga jet ski.
Di
pinggir jalan, tampak jejeran pedagang yang menawarkan dagangannya mulai dari
penjual aneka jajanan, pakaian, pernak-pernik hiasan, ikan yang sudah
dikeringkan hingga penjaja jasa tattoo sementara. Jika suasana ramai, maka para beberapa
pedagang inipun ikut buka hingga larut malam.
Salah
satu keluarga pedagang disana masih mengenali kami, karena memang ketika tahun
lalu kesana kami cukup lama menghabiskan waktu berbincang-bincang. Ajip, anak
mereka pun ikut ketika kami berkeliling dengan mobil gowes.
Dan
kali ini, kami menambah kenalan keluarga pedagang lainnya di pantai barat,
bahkan azzam sempat menghsbiskan waktu bermain-main pasir bersama mereka.
Jika
dari Jakarta, Pangandaran dapat ditempuh sekitar 10 jam dengan menggunakan
kendaraan umum (bis). Sedangkan bagi
yang ingin mempersingkat perjalanan mungkin dapat menggunakan pesawat terbang. Pantai
ini mudah diakses, hanya sekitar 10 menit perjalanan dengan mengunakan becak
dari terminal bis.
Jarak
dari Jakarta ke Pangandaran yang memakan waktu sekitar 10-jam terkadang membuat
beberapa keluarga mengurungkan niatnya berlibur kesana. Paling tidak ini yang
saya dengar dari beberapa keluarga.
Jarak
tempuh yang lumayan jauh, membuat mereka berfikir jika mengendarai kendaraan
sendiri, terutama apabila yang harus menyetir hanya seorang (tanpa bergantian). Nah, mungkin dengan menggunakan bis umum
tadi, bisa menjadi salah satu cara mensiasatinya. Dengan begitu, seluruh keluarga dapat
beristirahat secara bersama dan menikmati liburan ketika sudah sampai dilokasi
tujuan secara bersama-sama pula. Paling
tidak begitulah yang sudah kami rasakan dalam beberapa kali melakukan liburan keluarga (family travelling).
Untuk
penginapan sendiri, harga-harga penginapan Pangandaran sangat bervariatif, dari
kelas berbintang hingga losmen dengan jarak yang relatif berdekatan.
Tak
perlu khawatir soal makanan, puluhan warung makanan bahkan mungkin ratusan
berjejer disepanjang pinggir pantai ditambah dengan pedagang yang menawarkan
makanna nya secara berkeliling.
Nah
tentunya, jangan lewatkan pula menikmati santapan aneka Seafood yang masih segar dengan masakan yang enak di dekat area
pasar ikan.
Selama
beberapa hari kami berada disana, rasanya tak habis-habis pengunjung yang
datang dan pergi silih berganti ke pantai ini.
Mulai dari suasana pagi hari pantai yang ramai, siang hari agak
berkurang hingga sore hari pantai kembali dipenuhi para pengunjung. Malam
harinya, tampak berseliweran para pengunjung yang berkeliling dengan
menggunakan aneka jenis kendaraan sewa disana.
Tak
dapat dibantah bermain-main di pantai sangat menyenangkan dan cukup menggoda. Dari sekedar bermain ombak dipinggir,
berenang di tepi hingga bermain body board.
Suasana
seperti itulah yang membuat azzam masih bermain di pantai hingga beberapa saat
sebelum kami harus meninggalkan Pangandaran.
Ahh…..rasanya
tak habis-habis jika menceritakan Pangandaran. Menurut kami tanpa mencoba membandingkan
dengan pantai di daerah lain, Pangandaran dengan segala sesuatunya merupakan
salah satu tempat liburan yang layak dan menyenangkan.
Sampai
bertemu lagi dilain waktu, Pangandaran!
![]() |
Ready to surf |
![]() |
Woohoo... |
![]() |
Mom's watching you |